1. Kebakaran Gedung Terra Tewaskan 22 Orang, Pemilik Akui Lalai Pantau SLF
Jangkauan Tanggerang – Kebakaran Tewaskan 22 Orang hebat yang melanda gedung Terra di Jakarta menyebabkan 22 orang tewas dan puluhan lainnya terluka. Pemilik gedung, perusahaan teknologi Terra Drone, mengaku lalai dalam memantau Surat Izin Layak Fungsi (SLF) gedung tersebut.
Kebakaran yang terjadi pada malam hari itu diduga akibat kelalaian dalam pemeliharaan sistem kelistrikan gedung, yang tidak memenuhi standar keselamatan. Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta, Dedi Prabowo, kebakaran dengan cepat meluas karena gedung tidak memiliki alat pemadam api yang memadai dan akses evakuasi yang terbatas.
“Pihak Terra Drone telah mengakui kesalahan mereka dalam mengawasi SLF, yang menjadi salah satu penyebab kebakaran ini. Kami akan melanjutkan penyelidikan dan menuntut pertanggungjawaban,” ujar Dedi.
2. 22 Korban Jiwa dalam Kebakaran Gedung Terra, Pemilik Perusahaan Terungkap Lalai dalam Pantau SLF
Jakarta, 2026 – Sebanyak 22 orang tewas dalam insiden kebakaran besar yang melanda gedung Terra di Jakarta. Kejadian tragis ini memicu kekecewaan publik dan menyoroti kelalaian dari pihak pemilik gedung, Terra Drone, yang mengakui bahwa mereka lalai dalam memantau Surat Izin Layak Fungsi (SLF) gedung tersebut.
Pemeriksaan lebih lanjut mengungkapkan bahwa gedung tersebut seharusnya mendapatkan pemeriksaan rutin terhadap SLF untuk memastikan standar keselamatan terpenuhi.
“SLF gedung tersebut seharusnya sudah dipantau secara ketat, dan ini adalah bagian dari tanggung jawab pemilik gedung,” ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Dedi Prabowo.
Baca Juga: Jalan Rusak di Buleleng Capai 275 Kilometer 45 Persen Kerusakan Berat
3. Terra Drone Akui Kelalaian dalam Pemantauan SLF, Kebakaran Tewaskan 22 Orang
Jakarta, 2026 – Tragedi kebakaran yang menewaskan 22 orang di gedung Terra Drone Jakarta membawa dampak besar bagi perusahaan tersebut. Terra Drone, yang bergerak di bidang teknologi dan drone, mengakui bahwa pihaknya lalai dalam memantau Surat Izin Layak Fungsi (SLF) gedung, yang mengakibatkan kebakaran hebat tersebut.
Dalam pernyataannya, pihak perusahaan mengaku bahwa mereka tidak sepenuhnya memastikan bahwa gedung memenuhi standar keselamatan yang ditetapkan oleh pemerintah.</p>
4. Kebakaran Gedung Terra Tewaskan 22 Orang, Pihak Pemilik Akui Kesalahan dalam Pengawasan SLF
Jakarta, 2026 – Sebanyak 22 orang menin
ggal dunia akibat kebakaran besar yang terjadi di gedung Terra, yang merupakan kantor dari perusahaan teknologi Terra Drone di Jakarta. Tragedi ini semakin mengundang perhatian setelah pihak pemilik gedung mengakui kelalaian dalam mengawasi Surat Izin Layak Fungsi (SLF) gedung.
Jakarta, 2026 – Kebakaran hebat yang melanda gedung Terra di Jakarta pada 21 April 2026 telah mengakibatkan 22 orang tewas dan puluhan lainnya terluka.
“Lalai dalam pengawasan SLF menyebabkan terjadinya kebakaran ini. Kami berjanji akan bertanggung jawab sepenuhnya dan bekerja sama dengan pihak berwenang,” ujar seorang perwakilan dari Terra Drone.






