Shoppe Mall
Shoppe Mall
Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

Setelah Dikembalikan dari AS, Udang Terkontaminasi Cesium-137 Asal Cikande Dimusnahkan

Setelah Dikembalikan dari AS
Shoppe Mall

Setelah Dikembalikan dari AS, 5 Ton Udang Terkontaminasi Cs-137 Asal Cikande Dimusnahkan

Jangkauan Tanggerang — Setelah Dikembalikan dari AS Sebanyak 5 ton udang beku dari kawasan industri Cikande, Banten, yang dikembalikan oleh Amerika Serikat karena terdeteksi mengandung Cesium-137 (Cs-137), kini telah dimusnahkan oleh pemerintah Indonesia. Langkah ini merupakan bagian dari penanganan krisis radiasi pangan dan tanggung jawab atas ekspor terkontaminasi.

Awal Kasus: Temuan Cs-137 dari AS

Kasus ini bermula saat FDA Amerika Serikat menemukan jejak Cs-137 pada kontainer udang beku asal PT Bahari Makmur Sejati (BMS Foods) yang diekspor dari Cikande. FDA kemudian menerbitkan import alert dan menarik sejumlah batch udang dari peredaran di AS. 
Hasil investigasi menunjukkan bahwa sumber radiasi kemungkinan berasal dari aktivitas industri di Cikande, terutama pabrik peleburan logam di sekitar wilayah industri tersebut. Kementerian LH Musnahkan 5 Ton Udang Asal Cikande yang Terpapar Radioaktif

Shoppe Mall

Baca Juga: Rumah Ahmad Sahroni Dibongkar Usai Penjarahan

Setelah Dikembalikan dari AS Pemerintah Tangani dengan Cepat

Menanggapi laporan dari AS, pemerintah Indonesia membentuk Satgas Radiasi Cs-137 yang dikomandoi oleh Menko Pangan Zulkifli Hasan. Sementara itu, Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) langsung melakukan de­kontaminasi di pabrik dan area sekitar Cikande yang menjadi sumber potensi radiasi. 
KLH juga menyegel pabrik PT Peter Metal Technology (PMT) di kawasan tersebut, yang diduga sebagai titik radiasi tinggi akibat peleburan logam.

Setelah Dikembalikan dari AS Proses Pemusnahan Udang

Pemusnahan udang dilakukan di fasilitas limbah berbahaya milik PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) di Klapanunggal, Bogor, Jawa Barat. Dari pemeriksaan total 3.250 karton, ditemukan 494 karton yang mengandung Cs-137 di atas ambang aman menurut standar nasional. 
Pada uji basah yang dilakukan oleh pihak berwenang, kadar Cs-137 pada udang tersebut diukur sekitar 10,8 becquerel per kilogram, yang berada di atas batas yang diizinkan oleh pemerintah.  Karena itu, pemusnahan dianggap sebagai solusi paling aman untuk mencegah risiko bagi konsumen.

Standar Keamanan Pangan Lokal vs Internasional

Menurut Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, ambang batas Cs-137 di Indonesia adalah 500 Bq/kg, jauh lebih rendah dibanding standar AS yang mencapai 1.200 Bq/kg. 
Ia menjelaskan bahwa udang yang dikembalikan dan kemudian diperiksa menunjukkan kadar sangat rendah (misalnya 68 Bq/kg), sehingga sebagian besar dianggap aman untuk dikonsumsi jika berada di bawah ambang pemerintah.
Namun, untuk produk yang melebihi batas 500 Bq/kg, pemerintah memilih untuk langsung memusnahkannya demi menjaga kepercayaan masyarakat.

Tindak Lanjut Penelusuran Sumber Kontaminasi

Satgas radiasi sudah mengidentifikasi beberapa titik radiasi di kawasan Cikande. Dari 10 titik yang diperiksa, baru dua yang berhasil didekontaminasi, sementara delapan titik lainnya masih dalam pemantauan.

Reaksi Publik dan Industri

Temuan radiasi ini sempat menimbulkan kekhawatiran publik terkait keamanan produk ekspor Indonesia.


Kesimpulan:
Pemusnahan 5 ton udang terkontaminasi Cs-137 asal Cikande adalah langkah krusial dalam menangani krisis pangan dan radiasi. Dengan menggunakan fasilitas limbah berbahaya, pemerintah menunjukkan komitmen terhadap keselamatan warga dan kredibilitas ekspor.

Shoppe Mall