Shoppe Mall
Shoppe Mall
Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

Bela Nadiem Makarim Pengacara Tom Lembong Ini Sudah Rapat dengan Keluarga

Bela Nadiem Makarim
Shoppe Mall

Bela Nadiem Makarim: Hotman Paris Angkat Kisah Tom Lembong dan Klaim Rapat Keluarga

Jangkauan Tanggerang – Bela Nadiem Makarim Dalam menghadapi status tersangka atas dugaan korupsi pengadaan Chromebook senilai triliunan rupiah, pengacara Hotman Paris Hutapea tampil sebagai pembela vokal bagi Nadiem Makarim. Salah satu strategi pembelaannya: menyandingkan kasus Nadiem dengan pengalaman mantan Menteri Perdagangan Thomas “Tom” Trikasih Lembong, dan menegaskan bahwa kliennya tidak menerima satu sen pun uang dari proyek tersebut.


Apa Kata Hotman Paris?

Perbandingan dengan Tom Lembong

Shoppe Mall

Hotman Paris menyebut kasus Nadiem sangat mirip dengan kasus Tom Lembong. Menurutnya, dalam kedua kasus tersebut “unsur memperkaya diri belum ada bukti”.

Dalam jumpa pers, Hotman secara tegas menyatakan:

Tidak ada satu sen pun, baik dari segi bukti rekening bank maupun saksi, yang menyatakan Nadiem pernah menerima uang.”

Laut Hotman, sama seperti Lembong, posisi Nadiem adalah sebagai pengambil kebijakan, bukan sebagai pihak yang mengambil keuntungan secara pribadi.

Pernyataan dan Serangan Balik

Hotman juga menolak keterkaitan investasi Google di Gojek dengan proyek Chromebook. Menurutnya, investasi Google di Gojek sudah terjadi jauh sebelum Nadiem menjadi menteri, dan tidak ada unsur suap atau aliran dana ilegal.

Dia juga menyoroti fakta bahwa proyek Chromebook sudah diaudit dua kali oleh BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan), dan hasil audit dianggapnya menunjukkan bahwa semua aspek (jumlah, harga, kualitas, manfaat) sesuai kriteria.Hotman Sebut Nasib Nadiem Sama dengan Lembong - Wahana News


Baca Juga: Jokowi Bertemu Eks Perdana Menteri Singapura

Respon dari Pihak Tom Lembong

Tidak semua pihak sepakat dengan perbandingan yang dilakukan oleh Hotman Paris:

Ari Yusuf Amir, pengacara Tom Lembong, menyatakan bahwa dua kasus tersebut berbeda secara substansial.


Bela Nadiem Makarim Isu Keluarga dan Dukungan Moral

Selain perbandingan hukum, latar belakang keluarga Nadiem juga ikut disorot:

Ibu Nadiem, Atika Algadri, menyebut bahwa perlakuan terhadap putranya adalah bagian dari “pengulangan” pengalaman tokoh lain seperti Tom Lembong.

Dalam pernyataannya usai putusan praperadilan, Atika menyatakan keyakinannya bahwa Nadiem “bersih menjalankan tugasnya” dan meminta doa publik, menunjukkan bahwa pembelaan keluarga adalah bagian dari strategi moral dan publik.


Analisis: Strategi Pembelaan dalam Sorotan Publik

Beberapa poin penting dari strategi Hotman Paris:

Mobilisasi Dukungan Keluarga dan Publik
Keterlibatan ibu Nadiem dan penyebutan nama tokoh lain (seperti Lembong) bisa memperkuat pesan bahwa Nadiem tidak hanya berjuang secara hukum tetapi juga moral – sebuah upaya untuk menarik empati publik.

Tekanan pada Pembuktian Hukum
 Ini menunjukkan bahwa perseteruan serius bisa berlanjut ke ranah pembuktian hukum formal, bukan hanya pertarungan opini di media.


Bela Nadiem Makarim Potensi Risiko Strategi Ini

Dukungan publik melalui narasi moral mungkin tidak cukup jika bukti konkret (rekening, transfer, saksi) muncul nanti.


Kesimpulan

Hotman menegaskan bahwa kliennya “tidak pernah menerima uang,” dan menyamakan nasib Nadiem dengan Lembong dalam menghadapi tuduhan korupsi.

Namun, tidak semua pihak setuju dengan perbandingan tersebut. Pengacara Tom Lembong menolak kesetaraan kasus, menuntut pembuktian niat jahat dan aliran dana secara hukum.

Shoppe Mall